Bahan
Untuk Bagian Bawah :
- Tepung beras 100 gr
- Gula pasir 70 gr (sesuai selera)
- Santan cair 400 ml
- Pisang talas 10 buah, potong kecil
- Garam secukupnya
Untuk Bagian Atas :
- Tepung hunkwe 3 bungkus
- telur ayam 3 butir
- Susu kental Manis 150 ml
- Gula merah 250 gr, sisir halus
- Santan cair 650 ml
- Garam secukupnya
Cara Membuat:
- Panaskan panci besar kemudian letakkan loyang 16 x 16 yang telah dialasi plastik di dalamnya.
- Untuk bagian bawah : Campurkan tepung beras, garam, gula pasir, aduk hingga rata kemudian sisihkan.
- Masak santan cair sambil terus diaduk hingga merata kemudian masukan campuran tepung tadi ke dalamnya. Tambahkan juga potongan pisang dan aduk merata.
- Tuangkan adonan yang telah tercampur rata ke dalam loyang yang sudah panas tadi.
- Masak hingga matang, selama menunggu matang, siapkan bahan bagian atas.
- Untuk Bagian Atas : Masak santan dan gula merah, hingga mendidih, sisihkan.
- Campurkan tepung hunkwe, susu, telur, dan garam kemudian tuangkan sedikit demi sedikit ke dalam santan yang dimasak tadi, aduk hingga merata.
- Ambil 3 sdm adonan, dan tuangkan ke atas adonan bagian bawah yang telah dimasak terlebih dahulu tadi. Masak ± 10 menit.
- Terakhir masukan sisa adonan untuk bagian atas sampai memenuhi loyang dan masak ± 15 menit.
- Setelah matang, angkat dan dinginkan.
- Amparan tatak lapis gula merah siap disajikan.
2. Puracit Banjar
Bahan Puracit :
- Tepung beras 250 gram
- Garam 1/4 sdt
- Air panas yg mendidih
- Daun Pandan 1 lembar
Bahan Kuah Sarikaya:
Santan kental 150 ml
- Gula merah 150 gram
- Air 350 ml
- Daging durian secukupnya
- Daun pandan 1 lembar
- Gula pasir 1 sdm
- Garam 1/4 sdt Telur 1 butir, kocok lepas
Cara Membuat:
- Pertama-tama siapkan kukusan dan panaskan.
- Siapkan baskom kemudian masukan tepung beras, kukus hingga panas, angkat.
- Setelah diangkat, langsung tuangkan sedikit demi sedikit air panas mendidih beserta garam sambil diaduk hingga rata, cek kekentalan adonan.
- Masukan adonan yang dibuat tadi ke dalam cetakan putu mayang dan pilih cetakan yang berlubang yang paling kecil.
- Tekan adonan sampai keluar berbentuk mie, kumpulkan dan bentuk membulat seukuran tutup gelas. Siapkan loyang dengan alas daun pisang yang telah dilumuri minyak sebagai tempat menaruh hasil adonan.
- Kukus selama ± 5 menit, angkat dari kukusan dan biarkan dingin.
Cara Membuat Kuah Sarikaya Durian :
- Rebus gula merah dengan air, daun pandan, dan daging buah durian hingga mendidih.
- Tambahkan santan dan aduk terus hingga setengah mendidih.
- Ambil beberapa sendok kuah rebusan kemudian campurkan dengan telur yang telah dikocok, aduk hingga merata.
- Setelah merata, campurkan ke dalam rebusan santan tadi. Aduk kembali hingga mendidih
- Setelah dingin, hidangkan puracit dengan kuah sarikaya.
3. Bingka Kukus Pandan
Bahan :
- Loyang bentuk bunga/ukuran sedang, olesi dengan minyak atau alasi dengan plastik
- Tepung beras 75 gram
- Telur bebek 4 butir
- Gula pasir 125 gr
- Santan kekentalan sedang 400 ml
- Endapan jus pandan, secukupnya
- Vanili bubuk dan garam, secukupnya
Cara Membuat :
- Panaskan kukusan dan letakkan loyang dalam kukusan dengan api sedang.
- Di tempat berbeda, masak santan dan garam hingga mendidih kemudian angkat.
- Campurkan tepung, telur, gula, vanili, dan endapan jus pandan dalam baskom kemudian aduk hingga merata.
- Tuangkan santan ke dalam adonan telur tadi, aduk hingga rata dan saring.
- Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah dipanaskan tadi dan kukus adonan ± 30 menit/ sampai matang.
- Angkat, dinginkan, dan keluarkan dari loyang. Bingka kukus siap dihidangkan.
4. Sarimoka Ketan
Bahan Adonan Bagian Bawah :
- Ketan putih 1/2 liter, cuci bersih lalu rendam
- Santan cair 400 ml
- Daun pandan 1 lembar
- Garam secukupnya
Bahan Adonan Bagian Atas:
- Tepung terigu 2 sdm
- Tepung beras 3 sdm
- Telur ayam 4 butir
- Santan kekentalan sedang 500 ml
- Gula merah 250 gr, sisir halus
- Garam1/2 sdt
Cara membuat:
- Untuk Bagian Bawah: Panaskan kukusan, siapkan loyang ukuran 16x16cm yg sudah diolesi minyak dan masukan dalam kukusan.
- Masak ketan dengan santan dan garam, rebus hingga mendidih sampai air santan kering lalu angkat.
- Tuangkan adonan ketan ke dalam loyang, sambil di ratakan dan padatkan, kukus ±20 menit
- Untuk Bagian Atas: Masak santan dan gula merah hingga mendidih, lalu saring.
- Kocok telur, tambahkan garam dan tepung, aduk hingga merata. Lalu tuangkan rebusan santan dan gula merah tadi ke adonan tepung, sambil diaduk rata.
- Tuangkan adonan gula merah lapis perlapis sebanyak 3 sendok sayur. Tiap lapis ± dikukus selama 10 menit dan ± 15 menit untuk lapisan terakhir.
- Setelah matang, angkat dan dinginkan.
5. Bingka Barandam
Bahan :
- Tepung terigu 6 sdm
- Telur bebek 5 butir
- Gula pasir 1 sdm
- Vanilli bubuk secukupnya
Bahan kuah :
- Air 150 ml
- Gula pasir 75 gram
- Daun pandan potong dan ikat 2 lembar
Cara Membuat :
- Kocok telur hingga mengembang, tambahkan vanili dan gula kemudian aduk kembali hingga merata.
- Kemudian sedikit demi sedikit masukan tepung terigu sampil diaduk menggunakan whisk.
- Panaskan cetakan di atas kompor dengan api kecil dan olesi dengan margarin.
- Tuangkan 2 sdm adonan ke dalam cetakan kemudian panggang dan tutup cetakan hingga matang. Angkat dan sisihkan.
- Cara membuat kuah: Rebus gula pasir dengan air dan daun pandan hingga mendidih kemudian dinginkan.
- Terakhir, sajikan bingka berandam dengan menambahkan kuah rebusan gula. Selamat mencoba.
Cukup pahami resepnya dan siapkan berbagai bahannya. Kamu pasti bisa mempraktekkannya dengan sempurna, selamat mencoba!





Tidak ada komentar:
Posting Komentar